BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Monday, July 4, 2011

Aku, dia

Hampir 2 tahun kami menjalani hubungan ini bersama-sama. Ya, hampir 2 tahun tanpa jeda. Dua tahun yang benar-benar murni.


Malam ini, dia menelfonku. Dia memintaku untuk menonton sebuah video di youtube. Sebetulnya, dia sudah memintaku dari beberapa hari yang lalu, tapi aku belum sempat membuka laptop. Setelah obrolan yang cukup singkat, dia meminta izin untuk tidur duluan. Badannya memang sedang kurang sehat. Setelah telfon ditutup, aku menonton video itu.

Awalnya, aku membaca comments video tersebut. Sebuah film pendek, pikirku. Aku menekan tombol play, dan menontonnya. Harus kuakui, aku menangis menonton film pendek itu. Aku tidak tahu mengapa aku harus menangis. Aku berpikir, inikah yang tengah terjadi pada kita? Aku berpikir lagi, inikah yang akan terjadi pada kita nantinya?

Belum selesai aku menonton film itu, dia mengirimkan pesan, kita ditahap mana ya? Jujur, aku tidak bisa menjawab pertanyaan itu. Aku bertanya balik kepadanya, tapi tidak dijawab. Mungkin sudah tidur, pikirku. Kemudian sekarang, di sinilah aku. Di depan laptop, menulis postingan ini di blog, sendiri, dan hampir tengah malam.

Dia hampir sama seperti aku, tidak bisa mengungkapkan perasaan secara gamblang dan jelas. Dia memintaku untuk menonton film pendek ini. Apakah isi film ini sama dengan perasaannya sekarang? Perasaannya yang dirasakannya kepadaku dan tidak bisa dia ungkapkan kepadaku secara langsung.

Dari film itu, aku setuju akan satu hal. Di dalam hubungan sepasang kekasih, hanya ada dua pilihan, berpisah atau menikah. Aku masih ingat kata-kata guru SMA ku. Jika kamu diberikan banyak pilihan, pikirkan sekali saja. Jika kamu hanya diberikan dua pilihan, pikirkan beribu-ribu kali.

Ada dua bagian dalam film itu, di mana salah satu pemainnya mengatakan kata-kata yang cukup dalam dan menyentuh. Jika nantinya kita berpisah, selalu ingat bahwa takdir pernah membuat kita bersama dan saling memiliki, dan aku akan bersyukur sekali akan hal itu. Aku harap kamu juga.

Menurutku, itu adalah salah satu kalimat yang sangat menyentuh --dan bijak-- yang pernah aku dengar. Jika memang ini adalah perasaannya yang ingin dia katakan kepadaku, seharusnya aku bersyukur pernah memiliki dia. Seharusnya aku berterimakasih kepada Tuhan yang --paling tidak-- pernah menakdirkan aku bersama dia.

Dan satu lagi bagian yang aku suka dalam film itu. She used to be my unicorn. Very special. The girl I thought could never exist.

Saturday, May 14, 2011

Hanya omongan

Aku tidak tahu apa yang sebetulnya aku rasakan saat ini.
Sayang?
Benci?
Atau cinta?

Aku takut jika semuanya sudah berubah.
Aku takut jika keadaannya tidak sama dengan yang dulu.

"Apa yang kamu pertahankan dari hubungan kamu?"

Pertanyaan sulit. Sampai sekarang aku tidak tahu jawabannya.
Mungkin nanti aku akan menemui jawabannya.
Atau malah tidak akan pernah terjawab.

Sunday, May 8, 2011

You.

I want to sleep with you.
I don't mean have sex.
I mean sleep. Together.
Under my blankets. In my bed.
With my hand on your chest.
And your arm around me.
With the window cracked.
So it's chilly and we have to cuddle closer.
No talking.
Just sleep, blissfully happy, silence.

Sunday, April 24, 2011

Don's say anything.
Don't say 'I love you' just because I'm mad at you.

Monday, January 24, 2011

Korean Friend

Gue mulai main omegle lagi sejak kemarin malem. Gara-gara sirik denger cerita Putri yang kayaknya seru banget dia omegle-an (yang katanya sekarang udah bisa pake video). Akhirnya gue mulai main omegle lagi.

Tapi gue belum berani yang pake video hahaha. Jadi gue milih yang pake chatting aja. Hari ini, sore tepatnya, gue minjem laptop tante dan mulai omegle-an. Ga disangka-sangka, gue langsung ketemu orang yang normal, yang emang bisa diajak ngobrol. Dia org Korea, Seoul tepatnya. Tapi lg having kind of business in Delhi, India.

Pas lagi chatting, gue menyanjung-nyanjung keindahan korea yang gue tau. Apalagi sekarang lagi winter di sana. Ga disangka-sangka lagi, ternyata dia kagum banget sama Indonesia! Dia bilang, dia iri sama gue yang tinggal di Indonesia, yang punya banyak beautiful beaches. Dia bilang pengen banget visit bali dan jakarta. Dia pengen nyobain surfing di kuta. Terus gue bilang ke dia kalo kuta udah ga gitu bagus, karena udah kotor. Terus gue ngasih tau dia dreamland :)

Pokoknya di tengah-tengah dia jadi curhat tentang hidupnya. Dia udah kerja, dan dia capek jadi hardworker. Ya ternyata setelah gue tanya, dia itu manager di sebuah company gitu, and works 6 days a week. Hmm gimana ga capek yaaa. Udah gitu tiap hari pulang jam 10pm.

Dan yang pasti gue bilang ke dia kalo gue pengen banget ke korea, ke seoul. Terus dia menawarkan diri untuk menjemput gue di airport kalo gue ke seoul haha, what a pleasure :D

Pada intinya, gue seneng aja ngobrol sama dia, karena ternyata ada orang di luar sana yang kagum sama Indonesia. Orang lain aja kagum sama Indonesia, bahkan iri. Masa gue ga bangga jadi orang Indonesia? :)

Xox
M.

Wednesday, January 5, 2011

Beloved

"I love you. You annoy me more than I ever thought possible. But I want to spend every irritating minute with you."


-The Scrubs-

Rencana liburan semester 1:

1. Taman Safari with Psychologeek
2. Bandung
3. Marathon DVD (harus siapin amunisi)
4. Cari uang buat danus misi budaya
5. Nonton semua film yang bagus-bagus di 21
6. Leyeh di rumah
7. Salon
8. MEET UP WITH TOBELIES!
9. Rencana lain menyusul